Hubungan obesitas dengan inkontinensia urin

BAB I Inkontinensia Urin

Tentu saja peningkatan ini akan semakin menekan dasar panggul dan mengurangi kemampuan pengendalian uretra dan kandung kemih. Sering didapati inkontinensia stres dan desakan secara bersamaan. Berbagai macam obat juga dapat mencetuskan terjadinya inkontinensia urin seperti Calcium Channel Blocker, agonist adrenergic alfa, analgesic narcotic, psikotropik, antikolinergik dan diuretic.

Penelitian tentang inkontinensia urin sendiri baru terbatas dilakukan di daerah-daerah tertentu, seperti penelitian yang telah dilakukan di Universitas Airlangga Soetojo, World Health Organization menjelaskan bahwa IMT merupakan cara penghitungan yang paling bermanfaat dan tidak dibedakan untuk kedua jenis kelamin dan segala usia pada dewasa.

Istilah lain inkontinensia tipe ini adalah over aktivitas detrusor. Mengompol pada anak yang lebih tua merupakan sesuatu yang abnormal dan menunjukan adanya kandung kemih yang tidak stabil. Teknik ini digunakan pada pasien yang tidak dapat mengosongkan kandung kemih.

Definisi Operasional Variabel Pemahaman yang lebih baik akan membantu usaha mengatasi gangguan ini. Frekuensi berkemih lebih sering interval waktu berkemih kurang dari 2 jam. Sebab lain adalah asupan cairan yang berlebihan yang bisa diatasi dengan mengurangi asupan cairan yang bersifat diuretika seperti kafein.

Ghetti, dalam Lina Herida, Proses persalinan juga dapat membuat otot-otot dasar panggul rusak akibat regangan otot dan jaringan penunjang serta robekan jalan lahir, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya inkontinensia urine. Bila seseorang bertambah berat badannya maka ukuran sel lemak akan bertambah besar dan kemudian jumlahnya bertambah banyak Sugondo, Lokasi Penelitian Kalau perlu digunakan obat-obatan yang merelaksasikan kandung kemih G.

Obat-obatan untuk merelaksasikan kandung kemih dan estrogen c. Seperti biasa bila kita melakukan asuhan keperawatan langkah pertamanya adalah dengan melakukan pengkajian keperawatan dan inilah pengkajian perawatan pasien dengan inkontinensia urine.

This problem is rare to complained in community, but it is one of the most common health problems. Urge incontinence Urge incontinence adalah ketidakmampuan kandung kemih menyimpan urin dalam waktu yang lama sehingga terjadi pengeluaran urin tanpa disadari segera setelah adanya keinginan besar untuk berkemih.

Kata Kunci: Pasien lansia, kerap mengonsumsi obat-obatan tertentu karena penyakit yang dideritanya. Anatomi Sistem Urinaria Bagian Bawah Pada inkontinensia stres yang ringan, misalnya yang menghabiskan pembalut sehari, penderita bisa memperoleh perbaikan dengan fisioterapi dan senam untuk otot-otot dasar panggul.Inkontinensia urin akut Transient incontinence(): Inkontinensia urin ini terjadi secara mendadak, terjadi kurang dari 6 bulan dan biasanya berkaitan dengan kondisi sakit akut atau problem dimana iatrogenic menghilang jika kondisi akut teratasi.

Inkontinensia urin (IU) diartikan sebagai keluarnya urin tanpa disadari yang dapat diamati secara objektif, serta menimbulkan masalah sosial dan kebersihan.

Penyebab Inkontinensia Urine (IU) antara lain terkait dengan gangguan di saluran kemih bagian bawah, efek obat-obatan, produksi urin meningkat atau adanya gangguan kemampuan/keinginan ke toilet.

Gangguan saluran kemih bagian bawah bisa karena infeksi. Jika terjadi infeksi saluran kemih, maka tatalaksananya adalah terapi antibiotika.

Apabila vaginitis atau uretritis atrofi penyebabnya.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN INKONTINENSIA URINE

Inkontinensia bisa bersifat permanen misalnya pada spinal cord trauma atau bersifat temporer pada wanita hamil dengan struktur dasar panggul yang lemah dapat berakibat terjadinya inkontinensia urine. Meskipun inkontinensia urine dapat terjadi pada pasien dari berbagai usia, kehilangan kontrol urinari merupakan masalah bagi lanjut usia.

Inkontinensia urin tampaknya akan menjadi salah satu masalah kesehatan dan psikososial yang sering dijumpai di masa mendatang seiring dengan makin banyaknya jumlah usia lanjut di Indonesia. Inkontinensia urin seringkali menyebabkan pasien dan atau keluarganya frustasi, bahkan depresi.

Inkontinensia ini dapat terjadi dengan derajat ringan berupa keluarnya urin hanya beberapa tetes sampai dengan keadaan berat dan sangat mengganggu penderita. Inkontinensia urin dapat mengenai perempuan pada semua usia dengan derajat dan perjalanan yang bervariasi.

Hubungan obesitas dengan inkontinensia urin
Rated 5/5 based on 85 review